Bio ceramic merupakan produk yang
terbuat dari 26 jenis campuran mineral oksida seperti Silica oksida
(SiO2) , Alumunium Oksida (Al2O2) dan mineral lainnya. Material
ini kemudian dipanaskan secara bersamaan pada suhu 16000C, kemudian
didinginkan, setelah dingin material bio ceramic ini mampu memancarkan
sinar infra merah jarak jauh / Far Infrared Rays (FIR) atau yang
juga disebut sebagai sinar kehidupan.
Sejarah mengenai FIR pertama kali
ditemukan seorang ilmuwan Jerman pada tahun 1800. Sejak itu banyak
penelitian dari Italia, Amerika, Jerman dan Jepang yang mengatakan
bahwa FIR sangat menolong meningkatkan kesehatan. Sejak tahun 1980
penemuan yang dikeluarkan dari Amerika , Jepang, Korea dan Cina
telah mulai mengumpulkan data dan bukti ilmiah kontribusi FIR bagi
kesehatan manusia. Secara karakteristik fisika FIR merupakan cahaya
yang tak dapat dilihat oleh mata, lurus, membias dapat diserap,menghasilkan
kehangatan, dan mengharmoniskan kehidupan pada manusia.
Radiasi FIR sangat popular di Jepang
dan Korea, banyak penemuan secara klinis yang telah dieksperimenkan
dan diaplikasikan dalam penggunaan sehari-hari. Penelitian yang
lebih jauh mengenai FIR telah dilakukan oleh ilmuwan Jepang menunjukan
bahwa Radiasi FIR sama dengan rata-rata “QI” (kekuatan
hidup) 8 mikron, panjang gelombang yang dapat memancarkan “QI
GONG” , terapi yang telah dipraktekan oleh terapis Cina sejak
3000 tahun yang lalu.
Gangguan pada“QI” akan
mengganggu fungsi normal tubuh. Suhu Tubuh manusia normal berkisar
antara 36-37°C. Ketika kita melakukan olahraga tubuh akan berkeringat
dan menjadi hangat. Dalam proses ini ”sampah dan racun ”
dikeluarkan. Adalah sebuah fakta bahwa material seperti pakaian
dapat membuat tubuh menjadi hangat dan berkeringat, namun tidak
dapat memancarkan FIR untuk menyerap sampah dan racun tersebut hal
ini disebabkan hanya material yang mengandung FIR saja yang memiliki
efek terapeutic (perbaikan), jika digunakan dalam jangka waktu panjang
tubuh manusia akan menerima manfaat kesehatan yang optimum.
Mengapa dikatakan bahwa 6-15 mikron
adalah gelombang bio genetik ? Pada dasarnya, panjang gelombang
tersebut ditemukan pada kehidupan di bumi ini. Kemampuan manusia
untuk menyerap panjang gelombang elektromagnetik juga berada dalam
range ini. Panjang gelombang antara 8-12 mikron ini adalah panjang
gelombang yang dikeluarkan oleh tubuh manusia. Penelitian secara
biologis menunjukan bahwa panjang gelombang FIR antara 6-15 mikron
ternyata bermanfaat bagi tubuh manusia dan diketahui sebagai sinar
bio genetik .
Dr. Toshiko Yamazaki, MD peneliti
asal Jepang sekaligus pemilik klinik terapi di Jepang merupakan
salah satu ilmuwan yang mendalami teknologi Far Infrared Rays. Dalam
salah satu bukunya yang berjudul ” The Science of Far Infrared
Wave Therapies” beliau menemukan terapi pengobatan dari kekuatan
FIR. Selain itu masih banyak penelitian yang dilakukan seputar FIR
sebagai sinar biogenetik. Salah satunya oleh Prof. Tanji asal Jepang
yang melakukan penelitian terhadap tikus putih menunjukan bahwa
sel kanker dengan aplikasi FIR dapat membantu mengupayakan sel kanker
kembali ke sel normal. Inilah sebabnya dikatakan bahwa sinar bio
genetik sungguh ajaib.
Para peneliti dan spesialis di bidang
kedokteran mengatakan bahwa tubuh dapat dengan cepat bereaksi untuk
menyerap infrared. Dikatakan bahwa FIR dapat menyebabkan molekul
air di dalam tubuh manusia bergetar dan menyebabkan reaksi penyerapan,
menyebabkan suhu dibawah permukaan kulit menjadi meningkat. Ini
melebarkan pembuluh darah dan membuang rintangan yang dapat menganggu
metabolisme, mengaktifkan jaringan untuk menghasilkan enzyme dan
pada akhirnya membantu meningkatkan kesehatan seseorang.
Hal 1
2 3
4